Banned Calon Sarjana dan Eksistensi Munsyid Jadi Youtuber

Banned Channel Calon Sarjana dan Eksistensi Munsyid Jadi Youtuber

Hot News

IslamicTunesNews.com – Eksistensi Calon Sarjana sebagai sebuah channel telah mencatat sejarah dalam dunia per-youtube-an. Kesuksesan menyerap lebih dari tiga belas juta pelanggan menjadikannya masuk 10 channel YouTube terbesar di Indonesia.

Channel YouTube Calon Sarjana Dihapus oleh Pihak YouTube

Namun, pada tanggal 22 Januari 2020, para pelanggan Calon Sarjana dikejutkan dengan menghilangnya channel ini, membuat berbagai asumsi bermekaran, berharap channel yang mereka senangi ini aman-aman saja, dan hanya sebuah game semata.

Hingga Januari 2020 berlalu, akun channel Calon Sarjana masih tidak muncul dipencarian YouTube. Para pelanggan berkeyakinan bahwa channel ini telah dihapus oleh pihak YouTube.

Analisa Penyebab Calon Sarjana Dihapus oleh Pihak YouTube

Kesimpulan dari para pelanggan tersebut tentu bukan tak beralasan. Mengingat seteru yang tak berujung yang dialami oleh channel Calon Sarjana dengan channel milik YouTuber asal luar negeri, kisruh ini sempat memuncak pada November 2019 lalu. Melalui akun twitter-nya, pihak pengugat menyatakan bahwa channel Calon Sarjana telah menggunakan konten video tanpa izin, dan itu dalam jumlah yang banyak. Meskipun pemilik akun channel Calon Sarjana telah mengajukan permohonan maaf namun sengketa ini dikabarkan belum menemukan titik terang. 

Channel Calon Sarjana juga disinyalir banyak menggunakan konten milik orang lain tanpa izin. Bisa saja salah satu pemilik lainnya dari konten original yang digunakan telah melakukan klaim copyright langsung tanpa konfirmasi pada pemilik akun Calon Sarjana. 

Dugaan para pelanggan bahwa channel Calon Sarjana dihapus juga diperkuat dengan alasan karena penggunaan konten fair use dan potongan video yang berulang.

Meskipun channel Calon Sarjana telah menghapus video yang diklaim oleh pemilik konten original, biasanya reputasi channel tersebut sudah dalam rekaman Tim YouTube.

Ketika channel produktif di-suspend oleh pihak YouTube adalah kenyataan pahit bagi seorang YouTuber.

Keadaan yang dialami oleh channel Calon Sarjana bisa jadi iktibar bagi para YouTuber yang tengah mengembangkan channel-nya. Tentu juga bagi para munsyid yang ikut menjadi konten kreator dalam mempublikasikan karya nasyidnya melalui platform yang telah terbukti mampu memberikan pendapatan yang amazing.

Tapi, apa yang dialami oleh channel YouTube Calon Sarjana ini bukanlah sesuatu hal yang harus ditakutkan dan juga bukan untuk melemahkan semangat untuk berkarya.

Kebijakan yang diambil oleh YouTube tersebut justru jadi pompaan semangat bagi kita untuk melahirkan karya-karya nasyid yang original. YouTube sangat menghargai hasil karya original seseorang dengan berusaha untuk memberikan perlindungan hak cipta secara digital.

Nasyid dan Selawat Covering untuk Konten YouTube

Selain visual, konten audio sangat sensitif dari klaim hak cipta. Tidak tertutup kemungkinan karya nasyid dan selawat yang sudah ada telah punya perlindungan hak cipta digital. Tak hanya komposisi nadanya, bisa saja teks sebuah lagu juga telah berhakcipta.

Bisa saja channel YouTube para munsyid yang telah dimonetisasi sejauh ini aman-aman saja meng-upload lagu nasyid dan selawat hasail cover dari karya orang lain, selama pemilik karya tersebut tidak melakukan klaim.

Namun bagi channel yang belum aktif monetisasi, bisa saja pengajuan pengaktivan monetisasinya jadi tak kunjung disetujui oleh pihak YouTube.

Langkah Bijak Munsyid dalam Membangun Channel YouTube

Melahirkan karya nasyid dengan mengangkat berbagai pesan dari Alquran adalah ide yang tak akan pernah habisnya. Adalah peluang besar bagi munsyid untuk melahirkan karya yang lebih kreatif untuk diterima umat. 

Dari lirik lagu yang disusun sesungguhnya telah ada kandungan nada dan penjiwaannya dalam melantunkannya. Tinggal diilhami, tanpa harus menggunakan irama lagu dari karya orang lain yang bisa saja filosofinya tidak sesuai dengan makna lirik lagu yang ingin kita sampaikan.

Penggunaan lirik selawat lawas bisa saja dikaryakan kembali dengan menambahkan lirik yang sejalan dalam upaya untuk semakin menguatkan pesan, dengan gubahan nada yang berbeda.

Melahirkan karya nasyid covering rentan klaim hak cipta tatkala diunggah di Youtube, kecuali telah memperoleh izin dari pemegang copyright-nya. Melahirkan karya nasyid original akan membangun karakter seseorang untuk menjadi munsyid sejati, bukan munsyid covering.

Kontemplasi dalam Berkarya Nasyid

Keterampilan seseorang dalam berkarya dalam seni islami seperti nasyid adalah anugerah dari Allah SWT. Dan anugerah dari Allah SWT tentu tidak boleh kita niatkan untuk perniagaan. Tetaplah berkarya nasyid dalam niatan untuk mendapatkan syafaat dari Rasulullah SAW dan ridha Allah SWT.

Karya nasyid yang kita buat, biarkan Allah SWT yang akan memberkahinya dengan nikmat kesehatan, kerukunan hidup, rejeki tak ternilai, dan nikmat lainnya.

Jadikanlah YouTube sebagai salah satu jalan ikhtiar dalam berdakwah, untuk menyebarkan syariat Islam ke persada luas, dengan melahirkan karya-karya original yang lebih menghargai karya orang lain.

Semoga para munsyid dimanapun berada dapat menjadi Youtuber sukses, memiliki kanal YouTube bermonetisasi yang langgeng, dengan pelanggan serta jumlah tayangan yang makin banyak, yang selalu ditunggu pelanggan karya nasyid terbarunya. Dan apa yang kita impikan semoga dinyatakan oleh Allah SWT, agar produktivitas dalam berkarya nasyid dapat bersenantiasa, hingga akhir menutup mata. (*)

Advertisements
Tagged
muhammadfadhli
Reporter dan blogger resmi bagi IslamicTunesNews.com, juga seorang penulis puisi, komposer dan penulis lirik lagu. Aktivitas lainnya adalah owner Diatunes Management, yang menguruskan artis untuk rekaman dan promosi di Indonesia.

Leave a Reply