Brosur Aksi Peduli Muslim Uighur. (Dok. Istimewa)

Solidaritas Rakyat Indonesia untuk Uighur Akan Gencarkan Aksi di Kedubes China

Hot News

Persoalan yang tengah dihadapi oleh umat muslim di Uighur, Xingjiang, China memiliki fenomena tersendiri. Ketika umat non muslim di dunia menunjukkan keprihatinan, namun sebagian umat Islam ada yang menutup mata dan apatis terhadap penderitaan para saudara muslimnya tersebut.

Apatisnya sebagian umat muslim dipicu oleh pemberitaan yang mengatakan bahwa kelakuan pemerintah China terhadap muslim Uighur karena tindakan separatisme.

Jika mengilhami beberapa kasus separatisme yang pernah menyala di Indonesia, hanya dapat dipadam oleh pemerintah melalui jalan musyawarah. Karena tindakan represif justru akan membuat permasalahan malah menjadi semakin runyam dan mengakar secara turun temurun.

Melihat cara pemerintah China dalam menyelesaikan masalah internalnya terhadap muslim Uighur, keturunan suku kuno Huihe yang tersebar di Asia Tengah , malah memperoleh kecaman keras dari beberapa negara di dunia.

Ketika pemerintah China mengklaim langkah protektif yang dilakukannya adalah reaksi dari separatisme, justru secara tidak langsung pemerintah China mengumumkan pada dunia bahwa ada kelompok warganya yang tidak puas terhadap regulasi yang diberlakukannya. 

Seperti video-video viral yang beredar di media sosial tentang penganiayaan, tindakan asusila, implan organ tubuh, membatasi kebebasan beragama, penghancuran tempat ibadah, hingga pembunuhan, adalah regulasi yang tidak tepat untuk jadi solusi menghadapi kasus separatisme. Masih ada langkah kemanusiaan dan toleransi yang seharusnya ditempuh oleh pemerintah China.

Brosur Aksi Peduli Muslim Uighur. (Dok. Istimewa)
Brosur Aksi Peduli Muslim Uighur. (Dok. Istimewa)
Aksi Peduli Muslim Uighur 27/12/2019 di Depan gedung Kedubes China, Jakarta

Sebagai bentuk rasa persaudaraan dengan umat muslim Uighur, Solidaritas Rakyat Indonesia untuk Uighur (Solighur) akan menggelar aksi damai solidaritas untuk Muslim Uighur selepas sholat Jumat (27/12/2019) yang akan dipusatkan di depan gedung Kedutaan Besar China, Jl. Mega Kuningan No. 2 Jakarta Selatan.

Seperti yang dilansir oleh media Voaislam, (20/12/2019), Sekretaris Jenderal Solighur Ardian Permana pada hari Jumat (20/12/2019) pagi di Jakarta, mengatakan, “Sebelumnya Solighur yang juga bersama komponen organisasi masyarakat (ormas) lainnya, berencana memusatkan aksi solidaritas ini di Bundaran HI, Jakarta Pusat. Namun melihat kondisi dan situasi, Solighur bersama komponen ormas lainnya bersepakat untuk memindahkan lokasi aksi, ke Kedubes China di kawasan Ambasador Mega Kuningan, Jakarta Selatan.”

“Tadi malam (Kamis 19/12/2019), kami bersepakat untuk memindahkan lokasi aksi solidaritas, dari Bundaran HI, ke depan Kedubes China di Jakarta Selatan,” kata Ardian.

Lebih lanjut Ardian mengatakan, sebelum massa aksi solidaritas hadir di titik utama depan Kedubes China, Solighur menentukan titik kumpul sebelum menuju lokasi aksi beserta rute yang akan dilaluinya.

“Masjid Al Makmur dan Masjid Said Naum Tanah Abang menjadi titik kumpul awal massa aksi. Kemudian massa akan melewati Bundaran HI menuju Jalan Jenderal Sudirman dan kemudian masuk kawasan Ambasador Mega Kuningan, sampai menuju Kedubes China, yang nanti akan dipimpin Koordinator Aksi, Maulana Saleh,” kata Ardian.

Ardian juga mengajak warga ibukota untuk menyuarakan kepedulian bersama untuk Muslim Uighur yang tertindas, sebagai bukti kepada Allah yang Maha Kuasa, bahwa warga ibukota dan Indonesia peduli kepada saudaranya yang dizhalimi pemerintah China.

“Jangan diam, ayo kita buktikan kepedulian kita kepada umat, khususnya untuk Muslim Uighur, baik saat aksi atau ditempat kita berada, dan ramaikan aksi kita juga di media sosial yang kita miliki,” kata Ardian.

Dalam aksi damai ini, Solighur bersama komponen ormas Islam lainnya, di antaranya; Brigade Jawara 411, Hamas Tenabang, GPI, HMI, Pengurus dan Remaja Masjid se-Tanah Abang dan ormas Islam lainnya. (*)

Advertisements
Tagged
muhammadfadhli
Reporter dan blogger resmi bagi IslamicTunesNews.com, juga seorang penulis puisi, komposer dan penulis lirik lagu. Aktivitas lainnya adalah owner Diatunes Management, yang menguruskan artis untuk rekaman dan promosi di Indonesia.

Leave a Reply