Tiga Penyair Indonesia yang menetap di Padang (Dr. Hermawan, Syarifuddin Arifin, Muhammad Ibrahim Ilyas) diundang ke Tegal Mas Poetry International Festival di Lampung 24-27 Januari 2020 yang diikuti 7 negara lainnya. (Dok. Istimewa)

Syarifuddin Arifin Akan Baca Puisi Islami di Festival Internasional

Hot News

Syarifuddin Arifin, penyair Indonesia yang berdomisili di Padang, bersama dua lainnya, Dr. Hermawan dan Muhammad Ibrahim Ilyas akan menghadiri Tegal Mas Island International Poetry Festival pada 24-26 Januari 2020, di Lampung.

Syarifuddin Arifin bersama Muhammad Ibrahim Ilyas. (Dok. Istimewa)
Syarifuddin Arifin bersama Muhammad Ibrahim Ilyas. (Dok. Istimewa)

Menurut Syarifuddin Arifin yang juga Presiden Ziarah Kesenian (ZK) Indonesia ini, Festival Puisi Internasional akan diikuti 7 negara lainnya dengan peserta sekitar 80 penyair yang diundang.

Untuk peserta asal Indonesia, diundang berdasarkan karya dan aktivitasnya di bidang sastra, khususnya puisi yang dipantau secara terus menerus tanpa mempertimbangkan umur dan domisili.

Syarifuddin Arifin, Penyair Indonesia. (Dok. Istimewa)
Syarifuddin Arifin, Penyair Indonesia. (Dok. Istimewa)

Setelah mengetahui peserta, menurut Syarifuddin Arifin, pihak penyelenggara ternyata tidak melihat umur.

“Mulai dari penyair gaek, Sutardji Calzoum Bachri sampai ke Muhammad De Putra yang masih sekolah menengah,” katanya menjawab pertanyaan.

Syarifuddin Arifin telah mempersiapkan puisi-puisinya yang bertemakan islami, kata-kata, dan pulau, untuk dibacakannya nanti.

Dr. Hermawan bersama Syarifuddin Arifin. (Dok. Istimewa)
Dr. Hermawan bersama Syarifuddin Arifin. (Dok. Istimewa)

Mengutip Ketua Pelaksana, Isbedy Stiawan ZS, disebutkan peserta luar negeri ialah dari; India, Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Timor Leste, Tasmania dan Thailand. Tegal Mas International Poetry Festival ini terlaksana atas kerjasama Lamban Sastra Isbedy Stiawan ZS dengan pengelola Obyek Wisata Tegalmas Island di Lampung.

3 Puisi Syarifuddin Arifin yang disiapkannya untuk Tegal Mas Island International Poetry Festival Lampung 2020

1.

Syarifuddin Arifin

SESEPI BATU

ah batu itu tak pernah sepi

dari riuh kecipak air yang

mengalir di beting-beting menyuarakan kebekuannya

di sepanjang pantai. bisunya batu meriuhkan makna yang bertiup di setiap lafas kanak-kanak di masjid, mengeja dan menyanyikan 99 namamu

kau kah yang terus diam, sambil menyerakkan kebenaran atas sesuatu yang gaib itu?

utusanmu terus menggerus dada atas keyakinan yang membatu dan dijebak ragu

sesepi batu kau curahkan air hingga jembatan yang mengantarai pulau ke pulau berhenti di detak jantung ini.

siapa yang memanggang seikat air pada matahari yang redup, menyungai membawa pesanmu yang kini terbata-bata 

pada deru mesin dan diamnya batu diujung jari, sujudnya menggawai segala

2019.

2.

Syarifuddin Arifin

SERASA KAU MEMBILANG

cincin di langit mengurai dingin

cahaya membekuk pohonan

angin sibuk mencari kipas

yang menjangkau tanda-tanda

tanpa aksara

engkau  telah membilang 

tentang api, air dan tanah

lalu angin meniup kemisterian

mentari dan bulan

membenturkan api dan air

kita menyebutnya gerhana

perkawinan di siang bolong

dan cincin itu lenyap tiba-tiba

kukayuh juga makna itu

mengejar pulau yang berbilang

serasa kau membilang;

yang pulang

dan hilang.

Padang, des 2019

3.

Syarifuddin Arifin

MENDONGAK BULAN

berulang kali sudah aku mendongak bulan, meski seringai di balik kelembutan tetap saja tak menjadikanku bergidik. Kau tiupkan angin di luasnya lautan, hingga tumbuh pulau-pulau berpasir intan, pohonan melambai seakan berbisik

membujuk bulan agar bertengger menjanjikan kelembutan, pada lambai yang saling berebut menyiasati sinarnya. aku diam pada gelombang yang resah mengejar pantai.

Engkaukah angin yang meniupkan kehidupan di pulau berpasir intan itu?

ombak tak pernah berhenti mengelus,  mencium dan menampar pipi pantai hanya dengan gumam tanpa kata-kata

aku masih saja mendongak

pada kemisterian bulan

rindu pekik bilal yang memuncak

kini ditekan dibisukan

(Padang, medio 20)

Advertisements
Tagged
muhammadfadhli
Reporter dan blogger resmi bagi IslamicTunesNews.com, juga seorang penulis puisi, komposer dan penulis lirik lagu. Aktivitas lainnya adalah owner Diatunes Management, yang menguruskan artis untuk rekaman dan promosi di Indonesia.

Leave a Reply